Peranan Tujuan Manajemen Keuangan Dalam Suatu Perusahaan

Posted on2015-12-29 In Blog

Dalam menjalankan aktivitas perusahaan, tentu tak bisa terlepas dari kata manajemen keuangan. Manajemen keuangan merupakan suatu ilmu dalam manajemen yang secara umum memiliki pengertian sebagai segala aktivitas yang berkaitan dengan cara memperoleh dana/modal, pengalokasian dana, hingga pengelolaan aset perusahaan secara efisien.

Tujuan manajemen keuangan pun akan tercapai apabila pengertian tentang manajemen keuangan tersebut benar-benar dipahami. Dengan mengetahui pengertian dari manajemen keuangan, tentu kita juga harus mengetahui tujuan manajemen keuangan itu sendiri. Dari pengertiannya saja sebenarnya sudah dapat diketahui bahwa tujuan yang utamanya tak lain adalah memaksimalkan segala nilai yang dimiliki oleh perusahaan.

Prinsip Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan merupakan bagian penting dalam perusahaan, ada beberapa prinsip yang mendasarinya, di antaranya adalah:

• Konsistensi (consistency)

Prinsip ini menekankan adanya kebijakan perusahaan yang konsisten dari periode ke periode. Walaupun tidak menutup kemungkinan terhadap adanya perubahan, namun tetap patut dianalisa karena perubahan yang tidak wajar bisa jadi merupakan indikasi adanya manipulasi dalam pengelolaan keuangan perusahaan.

 border=

• Akuntabilitas (accountability)

Merupakan kewajiban moral serta hukum kepada semua pihak terkait penggunaan sumber daya serta semua yang telah dicapai sehingga semua pihak mengetahui pengalokasian dana dan sumber daya yang ada secara pasti.

• Transparansi (transparancy)

Diperlukan adanya keterbukaan dalam manajemen keuangan terkait semua aktivitas perusahaan, baik itu dalam proses perencanaan, hingga laporan keuangan yang akurat untuk menghindari indikasi adanya manipulasi pada perusahaan.

• Kelangsungan hidup (viability)

Prinsip ini menekankan agar perusahaan menjaga kesehatan keuangan perusahaannya sehingga diperlukan perencanaan yang tepat dan matang.

• Integritas (integrity)

Semua kegiatan operasional harus dijalankan dengan integritas yang tinggi oleh setiap individu. Selain itu, laporan keuangan pun juga harus akurat.

• Pengelolaan (stewardship)

Prinsip ini menekankan adanya pengelolaan dana dengan baik sesuai dengan tujuan manajemen keuangan yang ada serta harus dilakukan dengan hati-hati baik itu pada tahap perencanaan, identifikasi risiko keuangan, serta adanya sistem pengendalian keuangan yang tepat.

• Standar akuntansi (accounting standards)

Sistem akuntansi harus sesuai dengan standar peraturan yang berlaku agar laporan keuangan mudah dipahami oleh pihak terkait. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa tujuan manajemen keuangan adalah memaksimalkan nilai perusahaan untuk mencapai manajemen keuangan yang efisien. Yang perlu dititikberatkan adalah tujuan utama perusahaan, yaitu menyejahterakan pemilik perusahaan serta pemegang saham sehingga apabila nilai perusahaan tinggi, tentunya kesejahteraan pemilik perusahaan pun dapat terjamin.

Adapun untuk semakin memahami betapa pentingnya manajemen keuangan dalam suatu perusahaan yaitu dengan mengetahui fungsi yang ada pada manajemen itu sendiri, yaitu:

• Investment decision (keputusan investasi)
Ini berkaitan dengan penanaman modal pada perusahaan. Keputusan ini akan berpengaruh pada aliran kas perusahaan di masa mendatang.

 border=

• Financing decision (keputusan pendanaan)
Financing desicion berhubungan dengan sumber dana yang ada. Dengan mempelajari sumber dana di sisi pasiva, maka kita akan tahu bagaimana meminimalisir biaya serta bagaimana cara menguntungkan perusahaan.

• Keputusan deviden (deviden decision)
Poin ini menyangkut beberapa hal, seperti stabilitas dividen yang dibagi, stock splt, persentase laba yang akan dibagi, ataupun mengenai penarikan saham yang beredar.

Tujuan manajemen keuangan tidak selalu berkaitan dengan memaksimumkan laba dalam pengertian akuntansi, tetapi lebih kepada memaksimalkan laba dalam pengertian ekonomi. Tujuan tersebut dimaksudkan agar nantinya ketika perusahaan dijual, dapat ditawarkan dengan harga setinggi mungkin. Itulah sebenarnya pengertian nilai perusahaan yang ada pada tujuan manajemen keuangan.

Maka dari itu, peran manajer keuangan pada suatu perusahaan sangat penting karena berkaitan pula dengan tujuan manajemen keuangan. Sukses atau tidaknya suatu perusahaan juga ditentukan oleh kemampuan manajer keuangan untuk mengelola dana perusahaan dengan sebaik-baiknya.

Dalam manajemen keuangan, ada beberapa tahapan penting yang dilakukan yaitu:

• Tahap perencanaan
Perusahaan harus memiliki anggaran keuangan untuk memperkirakan kebutuhan pada masa yang akan datang. Perencanaan perlu dilakukan agar pengeluaran yang ada dapat disesuaikan dengan kas yang dimiliki, sehingga perusahaan tidak mengalami krisis finansial.

• Tahap pelaksanaan
Pada tahap ini, dilakukan perencanaan dan penganggaran untuk mengetahui perkiraan yang akurat mengenai jumlah kebutuhan dana yang dibutuhkan perusahaan.

• Tahap penelitian
Tahap ini berkaitan dengan fungsi anggaran. Dengan adanya anggaran yang tepat, maka dapat mengarahkan perusahaan pada posisi yang lebih kuat dan stabil.

Agar manajemen keuangan dalam perusahaan dapat berjalan efisien, tujuan manajemen keuangan yang tepat memang perlu benar-benar diterapkan agar tercapai hasil yang maksimal. Hal tersebut kembali lagi berkaitan dengan tujuan perusahaan yaitu memaksimalkan kesejahteraan pemilik dan seluruh karyawan. Kepemilikan dalam perusahaan ditunjukkan dengan seberapa banyak saham yang dimiliki. Dengan mengetahui harga pasar saham, maka dapat diketahui kesejahteraan pemegang saham tersebut.

Dalam manajemen keuangan juga ada beberapa hal yang dilakukan, seperti:

• Perencanaan keuangan

• Pengelolaan keuangan perusahaan

• Pemeriksaan keuangan perusahaan

• Pencarian sumber dana

• Pelaporan keuangan perusahaan

Kondisi perusahaan biasanya dapat diketahui pula dari rasio yang digunakan khusus untuk mengukur kondisi finansial suatu perusahaan. Rasio tersebut antara lain :

• Liquidity ratio: rasio untuk mengetahui kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek

• Leverage ratio: rasio untuk menilai besarnya dana yang dimiliki pemegang saham dibandingkan dengan dana dari kreditur.

• Activity ratio: rasio yang digunakan untuk mengukur efektif tidaknya manajemen dalam memanfaatkan dan menggunakan sumber daya yang dimiliki.

• Rentabilitas ratio: rasio ini digunakan untuk menilai tingkat keefektifan manajemen yang dapat dilihat dari laba yang dihasilkan terhadap investasi dan penjualan yang dicapai oleh perusahaan.

Dengan mengetahui rasio-rasio tersebut, maka dapat diketahui bagaimana kondisi perusahaan sebenarnya sehingga dapat dilakukan langkah yang tepat untuk memenuhi tujuan manajemen keuangan.

Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa mengetahui tujuan manajemen keuangan suatu perusahaan memang penting untuk dilakukan, mengingat hal tersebut berkaitan dengan keberlangsungan perusahaan nantinya. Maka dari itu, diperlukan berbagai aspek untuk menjaga agar nilai perusahaan tetap baik serta diperlukan pula adanya pengendalian terhadap keuangan agar kondisi perusahaan selalu terpantau dari adanya kemungkinan manipulasi yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab.